Senin, 27 Februari 2017


Ini dia orang yang selalu membuat resah di jalan Timika-Pomako

Wene Doga, pria paruh baya yang berumur 29 tahun itu sering meresahkan masyarakat yang berada di Jalan Timika-Pomako. Pria yang berasal dari suku amungme ini bekerja sebagai wiraswasta, tetapi tidak pernah jelas apa yang sebenarmya dia kerjakan.
Wene Doga
Setiap harinya, wene sering terlihat di Jalan Timika-Pomako, entah apa tujuan nya yang sebenarnya. Pada suatu kesempatan, dia terlihat sedang melaksanakan orasi-orasi tentang Papua Merdeka atau KNPB. Setiap ada orang yang lewat atau melintas di depannya selalu diberhentikan dan diajak bicara tentang Papua merdeka, padahal tidak semua orang percaya dan senang terhadap hal itu.

“Kadang tong merasa takut lewat jalan itu, apalagi tong lihat Wene pu muka, lebih baik tong putar jalan jadi, daripada tong dengar dong bicara,” cerita salah satu penduduk yang hendak melewati di depan wene tetapi tidak jadi dan berbalik arah di jalan Timika-Pomako itu.
Wene Doga saat melakukan aksinya di Jalan Timika-Pomako
Wene memang sudah lama tergabung dalam KNPB Timika, mungkin dia adalah salah satu personel yang ditunjuk untuk menyuarakan tentang KNPB di jalan-jalan. Dia berusaha mempengaruhi masyarakat yang melintasinya untuk bergabung dan mengikuti kegiatan KNPB. Dia telah menghasut masyarakat untuk melawan pemerintah dan lepas dari NKRI.

“Dong pu mulut besar dan kasar, dong paksa-paksa tong yang lewat untuk ikut KNPB, lama-lama masyarakat di sini takut, dong ancam-ancam tong pu anak juga” tambah masyarakat menjelaskan.

Hal yang tidak bisa dimaafkan lagi adalah wene suka memaksa anak-anak sekolah untuk bolos dan mengikuti kegaitan KNPB. Anak-anak sekolah itu diiming-imingi akan diberikan uang, tetapi sampai selesai acara anak-anak itu pun tidak diberikan uang sama sekali.

14 komentar:

Agus warobay mengatakan...

Dong pu mulut besar dan kasar, dong paksa-paksa tong yang lewat untuk ikut KNPB, lama-lama masyarakat di sini takut, dong ancam-ancam tong pu anak juga” tambah masyarakat menjelaskan.

Agus wenda mengatakan...

Kadang tong merasa takut lewat jalan itu, apalagi tong lihat Wene pu muka, lebih baik tong putar jalan jadi, daripada tong dengar dong bicara,” cerita salah satu penduduk yang hendak melewati di depan wene tetapi tidak jadi dan berbalik arah di jalan Timika-Pomako itu.

Bety wanggai mengatakan...

Semoga aparat segera amankan itu orang bikin cemar nama suku saja Pria yang berasal dari suku amungme ini bekerja sebagai wiraswasta, tetapi tidak pernah jelas apa yang sebenarmya dia kerjakan.

Agus kosay mengatakan...

Daras pung punya pendidikan mabukkkk terusss jadi pung punya otak botol

Kimenus alom mengatakan...

Pak polisi tlg segera amankan org itu..dia sudah bikin resah masyarakat..tlg tangkap dia pak polisi..

Bernadus depai mengatakan...

Itu orang tra jelas..palang2 jalan..cegat2 orang lewat..cuma bikin masyarakat takut..
Dasar manusia kardus..manusia tdk berguna..

Yos weks mengatakan...

Anak2 sekolah itu generasi penerus Papua dan Bangsa Indonesia. Jgn paksa2 mereka utk bolos. Biarkan mereka menuntut ilmu supaya mereka pintar..tdk bodoh spt Wene yg ga jelas apa yg dia kerjakan.

Jimy benet mengatakan...

Dia cuma tipu2 blg mau kasih uang, pdhal omong kosong. Ga ada dia kasih uang, yg ada kita panas2an.

Yoka koso mengatakan...

Tenggelamkan ke laut saja

Deni imbi mengatakan...

Penjarakan saja kalo bikin onar terus

Kelly rumbiak mengatakan...

“Dong pu mulut besar dan kasar, dong paksa-paksa tong yang lewat untuk ikut KNPB, lama-lama masyarakat di sini takut, dong ancam-ancam tong pu anak juga” tambah masyarakat menjelaskan

Habel wanimbo mengatakan...

Ko jelek saja sendiri Tra usah ajak ajak anak anak sekolah

John tabuni mengatakan...

Berita tipu tipu

Bety wanggai mengatakan...

Tipu saja