Ini dia
orang yang selalu membuat resah di jalan Timika-Pomako
Wene Doga, pria paruh baya yang berumur 29 tahun itu sering
meresahkan masyarakat yang berada di Jalan Timika-Pomako. Pria yang berasal
dari suku amungme ini bekerja sebagai wiraswasta, tetapi tidak pernah jelas apa
yang sebenarmya dia kerjakan.
![]() |
| Wene Doga |
Setiap harinya, wene sering terlihat di Jalan Timika-Pomako,
entah apa tujuan nya yang sebenarnya. Pada suatu kesempatan, dia terlihat
sedang melaksanakan orasi-orasi tentang Papua Merdeka atau KNPB. Setiap ada
orang yang lewat atau melintas di depannya selalu diberhentikan dan diajak
bicara tentang Papua merdeka, padahal tidak semua orang percaya dan senang
terhadap hal itu.
“Kadang tong merasa takut lewat jalan itu, apalagi tong lihat
Wene pu muka, lebih baik tong putar jalan jadi, daripada tong dengar dong
bicara,” cerita salah satu penduduk yang hendak melewati di depan wene tetapi
tidak jadi dan berbalik arah di jalan Timika-Pomako itu.
![]() |
| Wene Doga saat melakukan aksinya di Jalan Timika-Pomako |
Wene memang sudah lama tergabung dalam KNPB Timika, mungkin
dia adalah salah satu personel yang ditunjuk untuk menyuarakan tentang KNPB di
jalan-jalan. Dia berusaha mempengaruhi masyarakat yang melintasinya untuk
bergabung dan mengikuti kegiatan KNPB. Dia telah menghasut masyarakat untuk
melawan pemerintah dan lepas dari NKRI.
“Dong pu mulut besar dan kasar, dong paksa-paksa tong yang
lewat untuk ikut KNPB, lama-lama masyarakat di sini takut, dong ancam-ancam
tong pu anak juga” tambah masyarakat menjelaskan.
Hal yang tidak bisa dimaafkan lagi adalah wene suka memaksa
anak-anak sekolah untuk bolos dan mengikuti kegaitan KNPB. Anak-anak sekolah
itu diiming-imingi akan diberikan uang, tetapi sampai selesai acara anak-anak
itu pun tidak diberikan uang sama sekali.


14 komentar:
Dong pu mulut besar dan kasar, dong paksa-paksa tong yang lewat untuk ikut KNPB, lama-lama masyarakat di sini takut, dong ancam-ancam tong pu anak juga” tambah masyarakat menjelaskan.
Kadang tong merasa takut lewat jalan itu, apalagi tong lihat Wene pu muka, lebih baik tong putar jalan jadi, daripada tong dengar dong bicara,” cerita salah satu penduduk yang hendak melewati di depan wene tetapi tidak jadi dan berbalik arah di jalan Timika-Pomako itu.
Semoga aparat segera amankan itu orang bikin cemar nama suku saja Pria yang berasal dari suku amungme ini bekerja sebagai wiraswasta, tetapi tidak pernah jelas apa yang sebenarmya dia kerjakan.
Daras pung punya pendidikan mabukkkk terusss jadi pung punya otak botol
Pak polisi tlg segera amankan org itu..dia sudah bikin resah masyarakat..tlg tangkap dia pak polisi..
Itu orang tra jelas..palang2 jalan..cegat2 orang lewat..cuma bikin masyarakat takut..
Dasar manusia kardus..manusia tdk berguna..
Anak2 sekolah itu generasi penerus Papua dan Bangsa Indonesia. Jgn paksa2 mereka utk bolos. Biarkan mereka menuntut ilmu supaya mereka pintar..tdk bodoh spt Wene yg ga jelas apa yg dia kerjakan.
Dia cuma tipu2 blg mau kasih uang, pdhal omong kosong. Ga ada dia kasih uang, yg ada kita panas2an.
Tenggelamkan ke laut saja
Penjarakan saja kalo bikin onar terus
“Dong pu mulut besar dan kasar, dong paksa-paksa tong yang lewat untuk ikut KNPB, lama-lama masyarakat di sini takut, dong ancam-ancam tong pu anak juga” tambah masyarakat menjelaskan
Ko jelek saja sendiri Tra usah ajak ajak anak anak sekolah
Berita tipu tipu
Tipu saja
Posting Komentar