Sabtu, 04 Februari 2017


ULMWP telah Diterima menjadi Anggota Tetap MSG itu HOAX !!!

Setelah gagal menyelenggarakan pertemuan di Markas Marvic PNG tanggal 27 januari 2017, Benny Wenda cs mulai beraksi kembali menyebar berita-berita palsu dan bohong mengenai diplomasi mereka di luar negeri. Semula mereka berencana mendirikan Pemerintahan Transisi berikat para pejabatnya untuk menglihkan isu ULMWP yang selalu ditolak mentah dengan bukti dan keterangan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia. Dikarenakan pertemuan di Markas Victoria tidak jadi, maka akhirnya mereka pun kembali menebar berita palsu sekitar ULMWP yang telah diakui dan ditetapkan menjadi full member MSG.

Redaksi telah menghubungi pihak Kementerian Luar Negeri di Jakarta untuk mengkonfirmasi kebenaran berita yang telah beredar saat ini. Berikut adalah berita-berita hoax karangan Benny Wenda cs dan konfirmasi kebenarannya dari Kementrian Luar Negeri :
Analis Sektor Politik Luar Negeri Kementerian Luar Negeri, Siswo Pramono

BERITA HOAX : ULMWP telah diakui MSG dan telah ditetapkan menjadi full Member MSG.

KEMENLU RI : TIDAK BENAR, Fiji dan PNG menolak, dan penetapan harus melalui Leaders' Summit, Analis Sektor Politik Luar Negeri Kementerian Luar Negeri, Siswo Pramono menyampaikan bahwa hasil komunikasinya pada 19 Desember dari Honiara menerangkan beberapa poin. Pertama MSG tidak mengagendakan Konferensi Tingkat Tinggi (Summit), kedua Sekretariat MSG hanya mengagendakan pertemuan untuk membahas tentang Senior Official Meeting (SOM) pada 20 Desember 2016 dan dilanjutkan dengan agenda Foreign Ministerial Meeting (FMM) pada 21 Desember 2016.


Perdana Menteri Fiji, Josaia Voreqe Bainimarama

BERITA HOAX : Ketua MSG Mannassah Sogavare telah lakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Fiji dan Vanuatu sampaikan bahwa ULMWP telah full Member di MSG dan diakui 3 negara yaitu Salomon Island , Vanuatu dan Kanaki

KEMENLU RI : TIDAK BENAR, Perdana Menteri Solomon tidak ada di tempat karena sedang melaksanakan tur ke negara-negara Melanesia. Perdana Menteri Fiji dengan tegas menolak ULMWP. Fiji juga menegaskan bahwa tidak akan ikut campur dalam isu Papua. Bagi negara yang berada di kawasan Pasifik Selatan ini, persoalan tersebut merupakan urusan kedaulatan sebuah negara yang tak bisa diintervensi negara lain. Komitmen itu terjadi dalam pertemuan bilateral antara DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon dengan Perdana Menteri Fiji, Josaia Voreqe Bainimarama. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu dilakukan di sela acara Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) ke-25 di Nadi, Fiji.



BERITA HOAX : Rencana tahun 2017 yaitu dekolonisasi yang akan didorong oleh ULMWP

KEMENLU RI : TIDAK BENAR, Dekolonisasi adalah lepasnya negara-negara jajahan dari tangan negara penjajah, sedangkan Papua saat ini sedang tidak dijajah. Papua merupakan salah satu Provinsi di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masyarakat Papua hidup bebas dan dipimpin oleh masyarakat asli nya. Masuknya Papua menjadi bagian dari NKRI pun sudah melalui tahap yang disetujui PBB (1 Mei 1963 UNTEA PBB menyerahkan Papua ke Indonesia).



BERITA HOAX : Sekjen ULMWP Oktovianus Mote beserta petinggi Vanuatu telah lakukan pidato meminta dukungan dari 78 negara khususnya di Afrika kepada ULMWP.

KEMENLU RI : TIDAK BENAR, tidak ada satu pun data dan dokumentasi kegiatan di atas. Menurut laporan dari seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Luar Negeri bahwa tidak pernah ada kegiatan tersebut di negara-negara lain dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini.



BERITA HOAX : Petisi kemerdekaan West Papua akan dibawa oleh 6 orang berenang ke Danau Genoa bulan Agustus 2017 sepanjang 69 km . Petisi tersebut telah ditandatangani oleh 11.500 orang dari target seharusnya 10.000 orang.

KEMENLU RI : TIDAK BENAR, Petisi kemerdekaan West Papua adalah petisi online, tidak kuat dasar hukumnya karena tidak ada signifikasi yang sah, langsung dan dapat dipertanggungjawabkan. Petisi online tidak dapat menunjukkan dengan jelas satu per satu orang yang menandatanganinya.



Masih mau ditipu oleh ULMWP ???

Masih mau diperas oleh Benny Wenda ???

Artikel terkait :
- KNPB tipu-tipu lagi, ini buktinya !!!
- Fiji : Papua adalah bagian dari Indonesia, jangan diganggu gugat !!!






1 komentar:

Habel wanimbo mengatakan...

hoax jangan percaya