PIF layangkan surat kepada Pemerintah Indonesia !!!
Setelah melaksanakan
kunjungannya di Papua selama 3 hari, Penasehat
Politik dan HAM Pasific Island Forum (PIF), Mr. Alfred Soakai telah kembali ke
Fiji pada hari kamis (16/2) kemarin. malam sebelum keberangkatan, Alfred
menyempatkan diri untuk menulis sebuah surat yang berisi kesan dan pesannya
selama berada Jayapura, Papua.
Berikut
surat yang dituliskan oleh Alfred Soakai :
![]() |
| surat asli tulis tangan Mr Alfred Soakai, Penasehat Politik dan HAM Pasific Island Forum (PIF) |
Kesan dan Pesan
Pertama kali mengunjungi Papua, khususnya Jayapura,
untuk terlibat pada Kunjungan Pilkada di Indonesia, untuk pemilihan Walikota
dan Bupati, Saya sangat terkejut dengan pembangunan Provinsi Papua.
Indonesia adalah negara yang luas dan beragam dan
saya berharap akan dapat meningkatkan pengetahuan dan pengertian saya tentang
masalah- masalah yang ada.
Saya bersyukur atas keramahan dari Pemerintah
Indonesia dan kehangatan penduduknya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kemenpolhukam, Bapak Messek, Bapak
Joku, Bapak Sidik, Bapak Niko, Bapak Johnson
Alifileti Soakai
Penasihat Politik PIF
![]() |
Dari kiri ke kanan : AKBP Gustav, Niko
Jakarilimena, Ana (Staf polhukam), Bupati Jayapura, Mr. Alfred
Alifileti Soakai, Kol. Sidik (Staf Polhukam), Letkol Mahbub
|
Alfred tiba di Jayapura pada
tanggal 13 Februari 2017 menggunakan pesawat Garuda dari Jakarta. Kedatangannya
disambut oleh staf Polhukan di Bandara Sentani Jayapura. Kunjungan Penasehat
Politik dan HAM Pasific Island Forum (PIF) ini untuk meninjau proses Pilkada di
kota Jayapura sebagai bahan pembanding bagi negara-negara yang tergabung dalam
PIF. Agenda selanjutnya, pada bulan Juni dia akan berangkat menuju Port Moresby
PNG untuk meninjau pilkada di kota tersebut.



6 komentar:
berita hoax
semoga pilkada berjalan aman
Papua ingin merdeka itu hanyalah oknum yang mempunyai kepentingan dan ada orang di belakangnya untuk memanfaatkan hal tersebut.
bukti pembangunan itu ialah perjuangan pemerintah indonesia yang membantu menerapkan proses penyamaan infrastrukture dengan daera@ lain.
Saya juga merasakan pembangunan papua itu
Berita dari Media kolonial indonesia HOAX suaradukanews media hoax cuma pencitraan di publik saja..
Posting Komentar