ULMWP telah
Diterima menjadi Anggota Tetap MSG itu HOAX !!!
Setelah gagal menyelenggarakan pertemuan di Markas Marvic PNG
tanggal 27 januari 2017, Benny Wenda cs mulai beraksi kembali menyebar
berita-berita palsu dan bohong mengenai diplomasi mereka di luar negeri. Semula
mereka berencana mendirikan Pemerintahan Transisi berikat para pejabatnya untuk
menglihkan isu ULMWP yang selalu ditolak mentah dengan bukti dan keterangan dari
Kementerian Luar Negeri Indonesia. Dikarenakan pertemuan di Markas Victoria
tidak jadi, maka akhirnya mereka pun kembali menebar berita palsu sekitar ULMWP
yang telah diakui dan ditetapkan menjadi full member MSG.
Redaksi telah menghubungi pihak Kementerian Luar Negeri di
Jakarta untuk mengkonfirmasi kebenaran berita yang telah beredar saat ini. Berikut
adalah berita-berita hoax karangan Benny Wenda cs dan konfirmasi kebenarannya
dari Kementrian Luar Negeri :
![]() |
| Analis Sektor Politik Luar Negeri Kementerian Luar Negeri, Siswo Pramono |
BERITA HOAX : ULMWP
telah diakui MSG dan telah ditetapkan menjadi full Member MSG.
KEMENLU RI : TIDAK
BENAR, Fiji dan PNG
menolak, dan penetapan harus melalui Leaders' Summit, Analis Sektor Politik
Luar Negeri Kementerian Luar Negeri, Siswo Pramono menyampaikan bahwa hasil
komunikasinya pada 19 Desember dari Honiara menerangkan beberapa poin. Pertama
MSG tidak mengagendakan Konferensi Tingkat Tinggi (Summit), kedua Sekretariat
MSG hanya mengagendakan pertemuan untuk membahas tentang Senior Official
Meeting (SOM) pada 20 Desember 2016 dan dilanjutkan dengan agenda Foreign
Ministerial Meeting (FMM) pada 21 Desember 2016.
![]() |
| Perdana Menteri Fiji, Josaia Voreqe Bainimarama |
BERITA HOAX : Ketua
MSG Mannassah Sogavare telah lakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Fiji dan
Vanuatu sampaikan bahwa ULMWP telah full Member di MSG dan diakui 3 negara
yaitu Salomon Island , Vanuatu dan Kanaki
KEMENLU RI : TIDAK
BENAR, Perdana
Menteri Solomon tidak ada di tempat karena sedang melaksanakan tur ke
negara-negara Melanesia. Perdana Menteri Fiji dengan tegas menolak ULMWP. Fiji
juga menegaskan bahwa tidak akan ikut campur dalam isu Papua. Bagi negara yang
berada di kawasan Pasifik Selatan ini, persoalan tersebut merupakan urusan
kedaulatan sebuah negara yang tak bisa diintervensi negara lain. Komitmen itu
terjadi dalam pertemuan bilateral antara DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR
Fadli Zon dengan Perdana Menteri Fiji, Josaia Voreqe Bainimarama. Pertemuan
yang berlangsung tertutup itu dilakukan di sela acara Asia Pacific
Parliamentary Forum (APPF) ke-25 di Nadi, Fiji.
BERITA HOAX : Rencana
tahun 2017 yaitu dekolonisasi yang akan didorong oleh ULMWP
KEMENLU RI : TIDAK
BENAR, Dekolonisasi
adalah lepasnya negara-negara jajahan dari tangan negara penjajah, sedangkan
Papua saat ini sedang tidak dijajah. Papua merupakan salah satu Provinsi di
bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masyarakat Papua hidup bebas dan
dipimpin oleh masyarakat asli nya. Masuknya Papua menjadi bagian dari NKRI pun
sudah melalui tahap yang disetujui PBB (1 Mei 1963 UNTEA PBB menyerahkan Papua
ke Indonesia).
BERITA HOAX : Sekjen
ULMWP Oktovianus Mote beserta petinggi Vanuatu telah lakukan pidato meminta
dukungan dari 78 negara khususnya di Afrika kepada ULMWP.
KEMENLU RI : TIDAK
BENAR, tidak ada
satu pun data dan dokumentasi kegiatan di atas. Menurut laporan dari seluruh
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Luar Negeri bahwa tidak pernah ada
kegiatan tersebut di negara-negara lain dalam kurun waktu lima tahun terakhir
ini.
BERITA HOAX : Petisi
kemerdekaan West Papua akan dibawa oleh 6 orang berenang ke Danau Genoa bulan
Agustus 2017 sepanjang 69 km . Petisi tersebut telah ditandatangani oleh 11.500
orang dari target seharusnya 10.000 orang.
KEMENLU RI : TIDAK
BENAR, Petisi
kemerdekaan West Papua adalah petisi online, tidak kuat dasar hukumnya karena
tidak ada signifikasi yang sah, langsung dan dapat dipertanggungjawabkan. Petisi
online tidak dapat menunjukkan dengan jelas satu per satu orang yang
menandatanganinya.
Masih mau ditipu oleh ULMWP ???
Masih mau diperas oleh Benny Wenda ???
Artikel terkait :
- KNPB tipu-tipu lagi, ini buktinya !!!
- Fiji : Papua adalah bagian dari Indonesia, jangan diganggu gugat !!!



1 komentar:
hoax jangan percaya
Posting Komentar